
Daya Dukung Ekologis dan Ekonomis Budidaya Karamba Jaring Apung di Danau Tondano
Sinopsis
Budidaya karamba jaring apung (KJA) telah memberikan kontribusi besar bagi produksi perikanan ikan tawar di suatu daerah. Perairan terbuka, terutama danau, dijadikan area budidaya karamba jaring apung. oleh masyarakat sekitar. Hasilnya pun telah memberikan pendapatan bagi masyarakat pesisir danau, seperti di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Aktivitas budidaya karamba jaring apung yang semakin bertambah, telah ikut pula mempengaruhi kondisi lingkungan perairan di danau. Seperti di Danau Tondano, yang terindikasi adanya kerusakan dan pencemaran air, bahkan pendangkalan danau. Padahal, Danau Tondano dikenal memiliki banyak fungsi untuk Sulawesi Utara, seperti sumber air baku penduduk bagi Minahasa dan Manado melalui PDAM, pembangkit listrik, pariwisata, irigasi pertanian, hingga aktivitas perikanan. Layanan fungsi danau pun terganggu oleh eceng gondok yang tumbuh meluas, seiring dengan peningkatan kesuburan danau oleh buangan sisa pakan ikan dari jaring apung. Tinjauan kelayakan budidaya ikan karamba jaring apung dari sisi ekonomi dan lingkungan penting dilakukan. Buku ini menyajikan analisis daya dukung ekologis dan ekonomis budidaya karamba jaring apung Danau Tondano. Harapannya usaha karamba jaring apung dapat dikelola secara berkelanjutan dan layanan multifungsi danau terus lestari.
