Memuat...
Memuat...

Kebijakan moratoriun perikanan yang dilakukan pemerintah Indonesia memberikan dampak besar akrivitas ekonomi sektor perikanan. Kebijakan yang bertujuan menjaga keberlanjutan sumberdaya perikanan, telah ikut memporak-porandakan industri perikanan, karena banyak kapal angkut tidak bisa beroperasi dan industri perikanan mengalami kekurangan bahan baku. Bitung sebagai kota pelabuhan perikanan di kawasan timur Indonesia mejadi ‘saksi’ menurunnya hasil tangkapan ikan dan berhentinya aktivitas beberapa perusahaan pengolahan ikan, karena ketiadaan bahan baku. Meski di sisi lain kebijakan moratorium dapat dinikmati nelayan kecil dan kapal penangkap ikan di bawah 10GT dengan hasil penangkapan yang lebih banyak dan jarak melaut yang pendek. Buku ini mengulas tentang kehidupan nelayan dan keluarganya ketika menghadapi kebijakan moratorium perikanan. Informasi yang tertampilkan pada buku ini dapat menjadi bahan pertimbangan terbaru ketika melakukan analisis kebijakan perikanan berkelanjutan di Indonesia.