Memuat...
Memuat...
Merdy Ervina Rumintjap
Buku Komunikasi Lingkungan Berkelanjutan: Pengalaman dari Selat Lembeh hadir untuk membedah bagaimana pendekatan green communication (komunikasi hijau) dapat menjadi instrumen utama dalam mewujudkan pariwisata yang berintegritas. Melalui kajian yang komprehensif dan refleksi empiris, Merdy Ervina Rumintjap menguraikan praktik-praktik komunikasi lingkungan yang efektif. Pembahasan di dalamnya mencakup manajemen lingkungan kolaboratif, kampanye kesadaran ekologis, hingga penerapan konsep berkelanjutan. Lebih dari sekadar pemaparan teoritis, buku ini menawarkan kerangka kerja nyata berdasarkan dinamika yang terjadi di Selat Lembeh. Pengalaman dari kawasan ini diangkat menjadi pembelajaran berharga yang dapat diadaptasi untuk pengelolaan destinasi prioritas lainnya di Indonesia. Terutama penetapan indikator pembangunan kepariwisataan yang mendukung keterpaduan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Buku ini dapat menjadi referensi esensial bagi akademisi, peneliti, praktisi pariwisata, serta pembuat kebijakan yang berkomitmen pada kelestarian lingkungan dan masa depan pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.
Aldi Wahyu Pradana
Buku ini mengulas keberadaan dua organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama.Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang meskipun memiliki sejarah dan pendekatan berbeda, keduanya tetap bersatu dalam semangat Islam yang mengedepankan kedamaian, persatuan, dan kebaikan untuk umat. Buku ini mengajak pembaca untuk melihat perbedaan bukan sebagai hal yang memisahkan, tetapi sebagai bagian dari cinta yang memperkaya hubungan dan mempererat ikatan dalam perjalanan hidup. Dalam setiap bab, terpatri pesan bahwa cinta sejati mampu merangkul keberagaman.
M. Sahlan Ramadhan S.
Buku ini berisi serangkaian gagasan terkait berperan dengan karakter. Berisi tentang asas, langkah, dan nilai-nilai, serta pengetahuan, berkaitan dengan kepribadian dan karakter dan refleksi terhadap diri sendiri. Kitab Pendekar penting dibaca untuk membantu memimpin hidup dengan cara yang memudahkan (efektif). Penulis meyakini tujuh asas dan langkah aman ini saling menopang, membentuk sebuah proses pertumbuhan dan perkembangan kepribadian dan karakter terhadap pribadi dan sesama makhluk sosial.

Reymoond ’Kex’ Mudami
Buku ini mengisahkan sekelumit perjalanan hidup tokoh politik Sulawesi Utara, Freddy Harry Sualang. Pernah menjabat Wakil Gubernur Sulawesi Utara selama dua periode berpasangan dengan Gubernur Sinyo Harry Sarundajang. Ragam kisah luar biasa terungkap dalam buku yang ditulis Reymoond ’Kex’ Mudami. Mulai dari awal masa pergelutan di dunia politik, masa pasca Orde Baru hingga menggiring terpilihnya dirinya sebagai wakil gubernur melalui pemiliihan langsung pertama di era reformasi, kiprahnya sebagai pejabat daerah, hingga masa setelah itu. Begitu juga perjalanan hidup seorang Freddy Sualang dalam keluarga yang hangat dan mengayomi, ikut memberi warna ketika memimpin partai dan memimpin daerah. Buku ini tidak dimaksudkan untuk mengangkat Freddy Sualang sebagai sosok yang tanpa cela. Namun sosok ini telah memberi contoh dan teladan yang baik dalam perjuangan, keteguhan hati, kerakyatannya, hingga selalu terdepan dalam menjaga persatuan dan kesatuan di Sulawesi Utara. Dan semuanya memberikan torehan yang membekas di hati banyak warga Sulawesi Utara.
Muhammad Indra Furqon
"Biasakan yang Benar” adalah refleksi tajam atas fenomena sosial yang kerap terjadi di sekitar kita: perilaku salah yang dinormalisasi dan dianggap wajar hanya karena telah menjadi kebiasaan. Melalui pengalaman pribadi, dan contoh nyata di masyarakat, buku ini mengajak pembaca untuk merenungkan kembali makna kebenaran dan pentingnya membangun integritas sejak dini, baik dalam keluarga, lingkungan pendidikan, hingga dunia kerja dan birokrasi. Penulis menyoroti berbagai kebiasaan menyimpang yang sering terjadi di masyarakat—mulai dari pelanggaran lalu lintas, mark up anggaran, hingga penyalahgunaan wewenang oleh aparatur negara. Dengan gaya bahasa yang lugas dan argumentasi yang kuat, buku ini menantang pembaca untuk tidak sekadar mengikuti arus mayoritas, tetapi berani menegakkan kebenaran meski harus berbeda dari kebiasaan umum. Buku ini juga menawarkan solusi konkret: membiasakan perilaku benar dalam kehidupan sehari-hari, menanamkan nilai kejujuran dan empati, serta menolak segala bentuk pembenaran atas perilaku salah. Penulis menegaskan perubahan besar dalam masyarakat harus dimulai dari langkah-langkah kecil yang konsisten, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Ditulis oleh pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), “Biasakan yang Benar” adalah bacaan wajib bagi siapa saja yang peduli pada masa depan bangsa dan ingin berkontribusi dalam membangun budaya integritas di Indonesia.
Maya Pinkan Warouw
Studi Australia dan Pasifik memberikan gambaran dan pemahaman mendalam tentang Australia dan kawasan Pasifik, menggunakan pendekatan interdisipliner yang mencakup aspek budaya, sosial, sejarah, geopolitik, dan linguistik. Buku ini diawali dengan penjelasan komprehensif tentang Australia dan kawasan Pasifik, meliputi geografi, bahasa, budaya, dan lingkungannya, serta pentingnya memahami kawasan ini dalam konteks global. Pada bab-bab selanjutnya, dipaparkan secara komprehensif tentang Australia, termasuk karakteristik khasnya, budayanya, sistem pendidikan, ekonomi, dan pemerintahan yang fundamental bagi masyarakatnya. Buku ini juga memberikan wawasan kepada pembaca dengan menyoroti negara-negara utama penutur asli bahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Kanada, yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perkembangan budaya dan politik di kawasan Pasifik. Karya ini mengeksplorasi peran bahasa Inggris di negara-negara Lingkaran Luar (Asia) seperti Malaysia, Singapura, Filipina, Jepang, dan Korea Selatan, serta bagaimana bahasa Inggris telah menjadi alat penting dalam komunikasi, pembangunan sosial, globalisasi, dan hubungan internasional. Buku ini sangat relevan bagi mahasiswa, peneliti, dan pembaca yang ingin memahami interaksi kompleks antara budaya, bahasa, ekonomi, dan politik di Australia dan kawasan Pasifik, serta hubungannya dengan dunia yang lebih luas melalui negara-negara berbahasa Inggris dan negara-negara Asia.

Reiner Emyot Ointoe
Buku ini mengulas berbagai hal yang teramati sang penulis selama beberapa waktu terakhir. Ada 67 risalah kritik ontologi epistemologi yang termuatkan dalam buku ini yang dipilih dari puluhan esai yang ditulisnya selama rentang tahun 2024-2025. Dan jumlah 67 esai merupakan wujud dari pencapaian usia penulis ke-67 tahun pada Oktober 2025. Esai-esai tersebut termunculkan dari hasil pendalaman intelektual penulis yang dirawatnya dengan menyusuri jejak-jejak referensi bacaan klasik maupun mutakhir serta mencermati segala bentuk diskursus pengetahuan dan informasi di laman media sosial. Banyak hal dan informasi bakal terkuak ketika membaca buku ini, terutama terkait dengan teropongan penulis yang fokus pada persektif kebudayaan dan filsafat, terpadu dengan sains.

Dr. Ir. Jeannette Femmy Pangemanan, M.Si. | Dr. Jardie Androkles Andaki, S.Pi., M.Si | Dr. Sipriana S. Tumembouw, S.Pi, M.Si | Dr. Ir. Swenekhe Sandra Durand, M.Si | Prof. Dr. Ir. Rene Charles Kepel, DEA
Budidaya karamba jaring apung (KJA) telah memberikan kontribusi besar bagi produksi perikanan ikan tawar di suatu daerah. Perairan terbuka, terutama danau, dijadikan area budidaya karamba jaring apung. oleh masyarakat sekitar. Hasilnya pun telah memberikan pendapatan bagi masyarakat pesisir danau, seperti di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Aktivitas budidaya karamba jaring apung yang semakin bertambah, telah ikut pula mempengaruhi kondisi lingkungan perairan di danau. Seperti di Danau Tondano, yang terindikasi adanya kerusakan dan pencemaran air, bahkan pendangkalan danau. Padahal, Danau Tondano dikenal memiliki banyak fungsi untuk Sulawesi Utara, seperti sumber air baku penduduk bagi Minahasa dan Manado melalui PDAM, pembangkit listrik, pariwisata, irigasi pertanian, hingga aktivitas perikanan. Layanan fungsi danau pun terganggu oleh eceng gondok yang tumbuh meluas, seiring dengan peningkatan kesuburan danau oleh buangan sisa pakan ikan dari jaring apung. Tinjauan kelayakan budidaya ikan karamba jaring apung dari sisi ekonomi dan lingkungan penting dilakukan. Buku ini menyajikan analisis daya dukung ekologis dan ekonomis budidaya karamba jaring apung Danau Tondano. Harapannya usaha karamba jaring apung dapat dikelola secara berkelanjutan dan layanan multifungsi danau terus lestari.

ReO Fiksiwan
Buku ini ditulis oleh ReO Fiksiwan merupakan karya ke-37 penulis yang bernama asli Reiner Emyot Ointoe. Karya ini menjadi refleksi intelektual dalam melintasi perjalanan usia (dan penikahannya) yang sudah lebih dari setengah abad. Seperti terpaparkan dalam catatannya, buku 30 Esai Hari Pernikahan & 66 Puisi Eulogia Usia, ditulis ReO Fiksiwan sebagai persembahan dirinya memperingati kelahiran, memasuki usia 66 tahun dan 30 tahun hari pernikahan. Tigapuluh esai merupakan catatan-catatan berserakan yang dituliskan penulis di berbagai laman (FB, X, IG, WAG), sedangkan 66 puisi eulogi itu merupakan karya penulis yang umumnya ditulis ketika buku ini sedang dikerjakan